[email protected] (0322) 390497 ext. 117

Bismillah membangun generasi Islami
University With Global Vision

Mahasiswa PIAUD Lintas Pulau Berkolaborasi, Terapkan Prinsip Kognitif Lewat Semangat Edupreneurship

​Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan sukses menyelenggarakan webinar bertajuk “Prinsip Pembelajaran Kognitif pada Anak Usia Dini” pada Jumat, 15 Mei 2026. Acara yang dilaksanakan secara virtual melalui Google Meet ini diikuti oleh 70 peserta, yang mayoritas merupakan mahasiswa dari dua institusi berbeda: PIAUD Unisda Lamongan dan PGPAUD Universitas Khairun Ternate, Maluku Utara.

Webinar ini menghadirkan Heny Fuadinah sebagai pembicara utama, yang membedah bagaimana stimulasi kognitif yang tepat dapat menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak di masa emasnya. Kehadiran mahasiswa dari wilayah Jawa dan Maluku Utara ini menciptakan ruang diskusi lintas budaya yang dinamis dalam memahami tantangan pendidikan anak usia dini di Indonesia.
​Kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan teori akademis. Webinar ini merupakan bagian integral dari mata kuliah Metode Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini yang diarahkan untuk membentuk karakter mahasiswa sebagai edupreneur. Mahasiswa ditantang tidak hanya menguasai teori kognitif, tetapi juga mampu mengemasnya menjadi produk atau layanan pendidikan yang inovatif, kreatif, dan memiliki nilai jual di masyarakat.

Aisyah Durrotun Nafisah, M.Pd., selaku Ketua Program Studi PIAUD Unisda sekaligus pengampu mata kuliah tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antar-mahasiswa lintas pulau ini.
​”Kegiatan ini adalah implementasi nyata dari semangat edupreneurship. Melalui mata kuliah Pengembangan Kognitif, kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pendidik, tetapi juga kreator solusi pendidikan. Dengan memahami prinsip kognitif secara mendalam, mereka bisa menciptakan media pembelajaran yang orisinal dan inovatif,” ujar Aisyah.

Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran rekan-rekan mahasiswa dari Universitas Khairun Ternate memperkaya perspektif belajar. “Kolaborasi dengan mahasiswa dari Ternate memberikan warna tersendiri. Ini membuktikan bahwa jarak bukan penghalang untuk saling berbagi ilmu dan membangun relasi profesional sejak bangku kuliah,” pungkasnya.

Acara yang dipatok dengan harga tiket masuk (HTM) yang sangat terjangkau ini memberikan berbagai manfaat bagi peserta, mulai dari ilmu yang aplikatif, e-sertifikat, hingga perluasan jaringan kerja (relasi) antar mahasiswa di tingkat nasional.

Leave a Reply