[email protected] (0322) 390497 ext. 117

Bismillah membangun generasi Islami
University With Global Vision

Pendidikan

Kurikulum PS dan Perangkat Pembelajaran

Kebijakan

Kebijakan-kebijakan di atas telah terdokumentasi dengan sangat baik dan disosialisasikan melalui kegiatan lokakarya yang dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, fakultas dan prodi untuk diturunkan dan dilaksanakan oleh setiap prodi. Keberadaan dan keterlaksanaan kebijakan di atas menghasilkan perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, penilaian, dan perbaikan kurikulum dikumpulkan, di monitor, dikaji dan dianalisis sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan mutu berkelanjutan. Sosialisasi kebijakan pengembangan kurikulum, selain Lokakarya, yakni melalui Siakad UNISDA dan Rapat setiap awal semseter

Pelaksanaan

Kurikulum PS

Kurikulum yang berlaku di PS Pendidikan Bahasa Arab adalah kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kurikulum ini berlaku sejak tahun 2019 dan disempurnakan pada tahun 2020. Mekanisme penyusunan Kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa Arab diawali dengan diadakannya Workshop Kurikulum KKNI yang dihadiri oleh Pimpinan Fakultas Agama Islam, Wakil Dekan Bidang Akademik, dan Ketua Program Studi. Kegiatan Workshop tersebut dilaksanakan pada tanggal 25 April 2020 di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Islam Darul ‘ulum Lamongan. Selanjutnya pada tanggal 02 Juni 2020 turunlah Surat Tugas tentang Tim Penyusun Kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa Arab S-1 Tahun 2020 berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Tim Penyusun terdiri dari 5 (Lima) Dosen Tetap Program Studi Pendidikan Bahasa Arab  Universitas Islam Darul ‘ulum Lamongan. Selanjutnya, diadakan lokakarya peninjauan ulang kurikulum yang dilaksanakan di Trawas, Mojokerto pada pertengahan tahun 2020 yang melibatkan pimpinan fakultas, pimpinan Prodi Pendidikan Bahasa Arab, semua dosen Pendidikan Bahasa Arab, perwakilan 5 mahasiswa dan alumni Pendidikan Bahasa Arab  serta mitra sekolah untuk kegiatan PPL dan mitra desa dalam kegiatan KKN. Lokakarya ini mengundang pakar ahli Dr. As’aril Muhajir, M. Pd. Kemudian pada tahun 2022 dilakukan penyesuaian kurikulum prodi dengan peraturan akademik terbaru dan panduan penyelenggaraan MBKM. Tahun 2024 dilakukan pemutakhiran kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang bekerjasama dengan Best-Q. Pelaksanaan kurikulum yang berlaku di Prodi Pendidikan Bahasa Arab Unisda didukung oleh adanya Buku Panduan Akademik. Hal ini juga dibuktikan dengan laporan tahunan pada bidang pendidikan. Kurikulum ini dijadikan sebagai seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Dokumen Kurikulum disusun secara lengkap yang meliputi beberapa komponen dasar, yaitu: identitas dan sejarah; pengembangan kurikulum (meliputi landasan dan hasil pengembangan kurikulum; Visi Misi Tujuan; Profil lulusan; Kualifikasi lulusan; Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL): Bidang kajian; Mata Kuliah; Sistem Perkuliahan; Perangkat pembelajaran dan Penilaian Pembelajaran. Dokumen kurikulum disusun secara koheren mulai dari Visi Misi Tujuan dan Strategi PS Pendidikan Bahasa Arab sampai mekanisme pelaksanaan kurikulum yang mengacu pada pencapaian visi misi pada universitas dan UPPS. Dokumen kurikulum Pendidikan Bahasa Arab disesuaikan dengan kebutuhan lulusan Pendidikan Bahasa Arab serta disesuaikan dengan pembelajaran yang mutakhir yang ditandai dengan pembelajaran yang berbasis IT dan MBKM. Kurikulum juga disosialisasikan dengan sangat baik kepada seluruh sivitas akademika dalam kegiatan:

a. Sosialisasi Sistem Akademik (SIAKAD)

b. Rapat koordinasi dosen setiap awal menjelang perkuliahan

c. Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

d. Kegiatan pembimbingan akademik

Keberhasilan dalam melihat kurikulum dilaksanakan secara konsisten oleh Ketua PS Pendidikan Bahasa Arab dan UPPS melakukan monitoring pelaksanaan kurikulum sesuai dengan prosedur dengan menggunakan SIAKAD dan MONEV yang dilakukan GPM.

Mata Kuliah, CPL, dan Perangkat Pembelajaran

Mata kuliah beserta karakteristiknya (kode mata kuliah, jenis mata kuliah, bobot mata kuliah, dan unit penyelenggara), kesesuaiannya dengan CPL, dan ketersediaan perangkat pembelajaran (Tabel 6.1.2.2).

Tabel 6.1.2.2 Mata Kuliah, CPL, dan Perangkat Pembelajaran

No.Kode MKNama Mata KuliahJenis Mata Kuliah*Jumlah sksUnit Penyelenggara*Kesesuaian dengan CPL*Perangkat Pembelajaran*
TeoriPraktikumPraktikPTUPPSPS
(1)(2)(3)(4)(5)(6)(7)(8)(9)(10)(11)(12)
Semester 1
1MPKF50202Bahasa Indonesia (TPKI)V V3V  VV
2MPKF50203Bahasa InggrisV V3V  VV
3MPKF50204PancasilaV  2V  VV
4MKKF50202Studi HadistV  2 V VV
5MKKF50201Akhlak TasawufV  2 V VV
6MKKF50203Pegantar Studi IslamV  2 V VV
7MKKF50205Studi Qur’anV  2 V VV
8MKKF50206Sejarah Peradaban IslamV  2 V VV
9MKKF50207Pengantar FilsafatV  2V  VV
Semester 2
1MPKF50201KewarganegaraanV  2 V VV
2MPKF50206FiqihV V3V  VV
3MKKF50209Pengantar PendidikanV  2 V VV
4MKKF50216Ilmu Nahwu I (Marfu’at)V  2  VVV
5MKKF50219Ilmu Shorot I (Af’al wa Tashrifuhu)V  2  VVV
6MKKF50231Mahfudzot (Isim dan Fail)V  2  VVV
7MKBF50205Kalam IV V2  VVV
8MKBF50212Istima’ IV V2  VVV
9MKKF50208Psikologi Perkembangan Peserta DidikV  2  VVV
Semester 3
1MKKF50204Pengelolaan KelasV V2  VVV
2MKKF50217Ilmu Nahwu II (Mansubat)V  2  VVV
3MKKF50220Ilmu Shorof II (Asma’)V  2  VVV
4MKKF50226Psikologi Belajar Bahasa ArabV  2  VVV
5MKKF50227Ilmu LughahV  2  VVV
6MPBF50202Bimbingan KonselingV  2  VVV
7MPBF50203KewirausahaanV V2V  VV
8MKBF50206Kalam IIV V2  VVV
9MKBF50213Istima’ IIV V2  VVV
10MPKF50209Ilmu KalamV  2 V VV
11MKKF50210Belajar dan PembelajaranV V2  VVV
Semester 4
1MPKF50210Khot/Imla’V V3  VVV
2MKKF50212Ilmu Dilalah Wa Al-ma’ajimV  2  VVV
3MKKF50213Kitabah IV V2  VVV
4MKKF50215Ilmu Lughah Al-Ijtima’iV V2  VVV
5MKKF50218Ilmu Nahwu III (Majrurot wa I’rob)V V2  VVV
6MKKF50221ilmu shorof III (Tasrif dan I’lal)V V2  VVV
7MKKF50222Balaghah IV V2  VVV
8MKKF50235Metode TerjemahV V2  VVV
9MKBF50207Qiro’ah IV V2  VVV
10MPKF50205AswajaV  2V  VV
11MKBF50210Metodologi Pembelajaran Bahasa ArabV V3  VVV
Semester 5
1MKKF50214Kitabah IIV V2  VVV
2MKKF50223Balaghah IIV V2  VVV
3MKKF50224Tarjamah I (Arab-Indo)V V2  VVV
4MKKF50228Perencanaan Sistem Pembelajaran Bahasa ArabV V3  VVV
5MKKF50229Media dan Teknologi PembelajaranV V2  VVV
6MKKF50230Evaluasi Pembelajaran Bahasa ArabV V3  VVV
7MKKF50232Manajemen KepariwisataanV V2  VVV
8MKKF50234Ilmu al-AshwatV  2  VVV
9MKBF50201Metodologi Penelitian KualitatifV V2  VVV
10MKBF50204Statistika PendidikanV  2  VVV
11MKBF50208Qiro’ah IIV V2  VVV
Semester 6
1MKKF50211Manajemen PendidikanV V2  VVV
2MKKF50225Tarjamah II (Indo-Arab)V V3  VVV
3MKKF50233Pengembangan Kurikulum Bahasa ArabV V2  VVV
4MKBF50203Metodologi Penelitian KuantitatifV V2  VVV
5MKBF50209Amaliyatu Tadris/PPL IV V3  VVV
6MKBF50211Analisis Buku Teks Bahasa Arab Mts/MAV V2  VVV
7MBBF50201KKNV V4V  VV
8MPIF50202Qiro’ah al-AshriyahV V2  VVV
9MPIF50205Kitabah Bahts IlmyV V2  VVV
Semester 7
1MPBF50201Profesi KeguruanV V2  VVV
2MKBF50202Penelitian Tindakan KelasV V2  VVV
3MBBF50202PPL IIV V3 V VV
4MPIF50201Tarjamah SyafawiyahV V2  VVV
5MPIF50203Bahasa Arab PariwisataV V2  VVV
6MPIF50204Bahasa Arab Haji dan UmrohV V2  VVV
Semester 8
1MKBF50214Tugas AkhirVVV6V  VV
Total sks155 

Dukungan UPPS terhadap Pengembangan Kurikulum PS

UPPS dalam mencapai mutu pendidikan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi perlu dilakukan pengembangan kurikulum yang melibatkan pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal dengan berpedoman pada visi, misi, tujuan dan strategi PS. Pengembangan Kurikulum didasarkan pada kegiatan rekonstruksi kurikulum yang diimplementasikan pada kegiatan akademik. Mekanisme peninjauan dan peningkatan kurikulum UPPS dilakukan melalui kegiatan lokakarya kurikulum dan dihadiri oleh seluruh dosen pengampu, stakeholder, alumni, asosiasi, dan masyarakat dalam rangka untuk pengembangan dan peningkatan mutu kurikulum. Bentuk dukungan UPPS berupa pemberian dana, pemberian pendampingan, dan penyediaan pakar dalam suatu kegiatan. Kegiatan yang sudah dilakukan UPPS adalah workshop, semiloka dan lokakarya. Adapun secara ringkas dijelaskan sebagai berikut.

1. Kegiatan Workshop dilaksanakan pada tanggal 25 April 2020 di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Islam Darul ‘ulum Lamongan. Kegiatan ini dilakukan untuk menyusun kurikulum KKNI. Workshop Kurikulum KKNI ini dihadiri oleh Pimpinan Fakultas Agama Islam, Wakil Dekan Bidang Akademik, dan Ketua Program Studi.

2.  Lokakarya peninjauan ulang kurikulum dilaksanakan di Trawas, Mojokerto pada bulan Juni 2020 yang melibatkan pimpinan fakultas, pimpinan Prodi Pendidikan Bahasa Arab, semua dosen Pendidikan Bahasa Arab, perwakilan 5 mahasiswa dan alumni Pendidikan Bahasa Arab serta mitra sekolah untuk kegiatan PPL dan mitra desa dalam kegiatan KKN. Lokakarya ini mendatangkan pakar ahli Dr. As’aril Muhajir M.Ag.

3.  Pada tahun 2022 dilakukan peninjauan kembali kurikulum untuk menyesuaikan dengan peraturan akademik terbaru dan panduan penyelenggaraan MBKM.

4.  Pelatihan Kurikulum KKNI Berbasis OBE dilaksanakan 5-7 Februari 2024 secara daring yang melibatkan pimpinan fakultas dan kaprodi. Pelatihan ini didampingi oleh Prof. Dr. H. Fajri Ismail, M.Pd.

Evaluasi

Tabel 6.1.3 Evaluasi Pengembangan dan Kelengkapan Kurikulum

NoAspek yang dievaluasiKelebihanKekurangan
1Kebijakan pengembangan kurikulumTerdapat kebijakan pengembangan kurikulum ProdiTerdapatnya kebijakan terkait Implementasi MBKMPerubahan kebijakan kurikulum menuntut untuk cepat menyesuaikan diriPemahaman MBKM yang masih kurang.
2kelengkapan kurikulum ProdiKurikulum Prodi PBA telah disesuaikan dengan kebutuhan lulusanPerlu adanya keterlibatan dengan pemangku kepentingan eksternal dapat mengakibatkan kurikulum yang kurang relevan
3Dukungan UPPS terhadap pengembangan kurikulum ProdiAdanya dukungan dana, penyediaan pakar dan pemberian asistensi dari UPPS terhadap pengembangan kurikulumProdi PBA memiliki anggaran terbatas, yang dapat menghambat kemampuan memberikan dana yang cukup

Tindak Lanjut

NoAspek yang dievaluasiHasil EvaluasiTindak Lanjut
 1Kebijakan pengembangan kurikulumPerubahan kebijakan kurikulum menuntut untuk cepat menyesuaikan diriPemahaman MBKM yang masih kurang.Penyusunan Panduan MBKM dan Dokumen Kurikulum Berbasis OBE
 2kelengkapan kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa ArabKurangnya keterlibatan dengan pemangku kepentingan eksternal dapat mengakibatkan kurikulum yang kurang relevanMitra dan pengguna dilibatkan dalam memberikan masukkan dalam penyusunan kurikulum prodi
 3Dukungan UPPS terhadap pengembangan kurikulum ProdiProdi PBA memiliki anggaran terbatas, yang dapat menghambat kemampuan mereka untuk memberikan dana yang cukup untuk pengembangan kurikulum yang efektif.UPPS memberikan alokasi dana kepada prodi berbasis kebutuhan di masing-masing prodi, termasuk pengembangan kurikulum prodi.

Pelaksanaan Pembelajaran

Kebijakan

Kebijakan-kebijakan di atas telah terdokumentasi dengan sangat baik dan disosialisasikan melalui kegiatan rapat awal semester yang melibatkan pimpinan perguruan tinggi, fakultas dan prodi untuk diturunkan dan dilaksanakan oleh setiap prodi. Keberadaan dan keterlaksanaan kebijakan yang menghasilkan pelaksanaan dan pemantauan pembelajaran dikumpulkan, di monitor, dikaji dan dianalisis sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan mutu berkelanjutan.

Pelaksanaan

Pemenuhan Karakteristik Pembelajaran

Pembelajaran adalah kegiatan inti dari pendidikan. Melalui kegiatan belajar diharapkan dapat mencapai tujuan pendidikan. Proses pembelajaran terjadi karena ada tujuan yang hendak dicapai. Salah satu cara untuk mencapai tujuan pembelajaran adalah dengan perencanaan yang baik. Perencanaan dapat membuat pembelajaran berjalan secara sistematis, terarah dan terorganisir.Sehingga, pengajar bisa menggunakan waktu  secara efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Perencanaan ini yang kemudian disebut dengan RPS di perguruan tinggi. Sebelum melaksanakan pembelajaran di awal semester, Kaprodi mengadakan Rapat Semester (RS) yang salah satunya membahas tentang penyusunan RPS yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku. KaProdi PBA meminta semua dosen untuk menyusun atau memperbaiki RPS yang ada. Dokumen RPS ini kemudian di arsip dan dijadikan pertimbangan untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran.Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang sesuai dengan apa yang direncanakan dalam RPS. Karakteristik pembelajaran yang efektif adalah memiliki sifat-sifat interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa. Adapun yang dimaksud sifat-sifat tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Interaktif, bahwa pembelajaran dilakukan dengan dua arah antara dosen dan mahasiswa. Pembelajaran pada Prodi PBA menggunakan teknik presentasi, diskusi dan tanya jawab sehingga komunikasi akan terjadi dua arah.
  2. Holistik, bahwa proses pembelajaran mendorong terbentuknya   pola   pikir   yang komprehensif dan luas dengan menginternalisasi keunggulan dan kearifan lokal maupun nasional. Pembelajaran pada Prodi PBA mengaitkan antara perencanaan pembelajaran, model, materi, kondisi siswa dan lingkungan sekitar.
  3. Integratif, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang terintegrasi untuk memenuhi capaian pembelajaran lulusan secara keseluruhan dalam satu kesatuan program melalui pendekatan interdisiplin dan multidisiplin. Capaian pembelajaran lulusan PBA disusun dalam suatu program yang terdistribusi melalui mata kuliah di Prodi PBA.
  4. Saintifik, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang mengutamakan pendekatan ilmiah sehingga tercipta lingkungan akademik yang berdasarkan sistem nilai, norma, dan kaidah ilmu pengetahuan serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan kebangsaan. Pembelajaran pada Prodi PBA tersusun secara sistematis dengan metode teori dan praktek.
  5. Kontekstual, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang disesuaikan dengan tuntutan kemampuan menyelesaikan masalah dalam ranah keahliannya. Pembelajaran pada Prodi PBA mengaitkan teori yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari yang dekat dengan mahasiswa.
  6. Tematik, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik keilmuan program studi dan dikaitkan dengan permasalahan nyata melalui pendekatan transdisiplin. Pembelajaran pada Prodi PBA memuat mata kuliah materi-materi agama Islam  beserta pembelajarannya.
  7. Efektif, bahwa capaian pembelajaran lulusan   diraih   secara   berhasil   guna   dengan mementingkan internalisasi materi secara baik dan benar dalam kurun waktu yang optimum. Pembelajaran pada Prodi PBA dilaksanakan secara Blended Learning yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
  8. Kolaboratif, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran bersama yang melibatkan interaksi antar individu pembelajar untuk menghasilkan kapitalisasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Model yang digunakan dalam pembelajaran di Prodi PBA menggunakan diskusi yang memungkinkan adanya kerjasama antar individu.
  9. Berpusat pada mahasiswa, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang mengutamakan pengembangan kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan. Pembelajaran pada Prodi PBA yang berpusat pada mahasiswa dapat dilihat pada pembelajaran yang menggunakan teknik presentasi. Selain itu juga muncul pada pembelajaran baik praktek maupun praktikum.

Pembelajaran yang dilaksanakan di prodi PBA adalah dengan menggunakan Blended Learning. Pembelajaran yang bisa dilakukan melalui tatap muka langsung maupun melalui e-learning (SINAU). Proses pembelajaran yang dilakukan di Prodi PBA bisa melalui presentasi dosen, presentasi mahasiswa, praktik, praktikum, diskusi kelompok dan tanya jawab. Pengajar juga mengaitkan hasil penelitiannya sebagai referensi maupun materi dalam pembelajaran. Hal ini digunakan untuk memperkuat hasil penelitian sekaligus dapat digunakan penelitian lebih lanjut. Selain pembelajaran di dalam kelas, pembelajaran juga bisa dilakukan di luar kelas. pembelajaran di luar kelas digunakan pengajar agar suasana pembelajaran tidak membosankan.

Agar pembelajaran   berjalan   dengan   baik   sesuai   yang   direncanakan   maka   perlu   adanya pemantauan. Pemantauan ini dilakukan oleh Kaprodi. Kaprodi dalam menjalankan tugasnya memeriksa jurnal perkuliahan setiap akhir bulan dan melakukan survey lapangan secara langsung. Sebelum melaksanakan survey pembelajaran, Kaprodi meminta setiap dosen untuk mengumpulkan RPS yang sudah disusun sebelumnya. RPS disusun sedemikian rupa memuat sifat interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa. RPS ini kemudian akan diserahkan dan diarsip oleh UPPS. Kaprodi juga bisa memantau secara langsung keadaan kelas dan juga memeriksa jurnal perkuliahan apakah sesuai dengan RPS atau tidak. Jika ditemukan ketidaksesuaian antara RPS dengan kondisi real, maka Kaprodi akan memberikan surat peringatan kepada dosen yang bersangkutan. Kegiatan pemantauan ini dilakukan setiap sebulan sekali. Selain Kaprodi, Dekan juga melakukan pemantauan pembelajaran setiap akhir ujian (UTS dan UAS) dengan mengadakan rapat. Tujuannya adalah untuk menghimpun, mengevaluasi dan menindaklanjuti laporan yang didapatkan Kaprodi selama melakukan pemantauan terhadap prodi masing- masing.

Integrasi Hasil Penelitian dan PkM dalam Proses Pembelajaran

Tabel 6.2.2.2 Integrasi Hasil Penelitian dan PkM dalam Proses Pembelajaran

No.Judul Penelitian atau PKMNama DosenNama Mata KuliahBentuk Integrasi*
(1)(2)(3)(4)(5)
1Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab di SD Negeri Tlogorejo Sukodadi LamonganKhoirotun Ni’mah, M.Pd.IEvaluasi Pembelajaran Bahasa ArabSebagai Referensi (pada RPS dan Materi Ajar)
2MENINGKATKAN MAHARAH KALAM DENGAN TEKNIK THREE STEP INTERVIEWIda Latifatul Umroh, M.Pd.IKalam ISebagai Referensi (pada RPS dan Materi Ajar)
3Manajemen Pembelajaran Bahasa Arab Dalam Pendidikan IslamSampiril Taurus Tamaji, M.PdMetodelogi Penelitian KualitatifSebagai Referensi (pada RPS dan Materi Ajar)
4ANALISIS KONSTRASTIF “AL–QASHR” BALAGHAH DALAM BAHASA ARAB DAN BAHASA INDONESIAHurin Innihayatus Sa’adah, M.PdBalaghah 1Sebagai Referensi (pada RPS dan Materi Ajar)
5Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Classflow Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pada Siswa Kelas VIII di SMP ZainuddinDr. M. Rizal Rizqi, M.Pd.IQiro’ah 1Sebagai Referensi (pada RPS dan Materi Ajar)
6Prinsip Pengembangan Kurikulum Berbasis MultikulturalDr. Sauqi Futaqi, M.Pd.Pengembangan Kurikulum Bahasa ArabSebagai Referensi (pada RPS dan Materi Ajar)
7Pengembangan Pembelajaran Online Berbasis Gamifikasi Menggunakan MoodleDr. Nisaul Barokati Seliro Wangi, M.pd.Media & Teknologi Pembelajaran inovatifSebagai Referensi (pada RPS dan Materi Ajar)
8Contribution of Rural Sufism for Strengthening Pancasila Values; Case Study of the Qadiriyah-Naqsabandiyah Congregation in LamonganSulhatul Habibah, M.PhilPengantar FilsafatSebagai Referensi (pada RPS dan Materi Ajar)

Sistem dan Pelaksanaan Pemantauan Kegiatan Pembelajaran

Prodi Pendidikan Bahasa Arab UNISDA Lamongan dalam membangun sistem yang handal dan teruji untuk memantau pelaksanaan pembelajaran (yang dilakukan oleh dosen) secara periodic dan konsisten, baik di dalam maupun di luar PS, sebagai berikut:

  1. Kontrak perkuliahan. Kontrak perkuliahan merupakan alat pemantauan kegiatan pembelajaran yang berisi lembar “kontrak belajar” antara dosen dan mahasiswa. Kontrak perkuliahan merupakan kesepakatan tentang strategi, Teknik, materi ajar, kriteria penilaian (persentase kehadiran, persentase bobot penilaian antara UTS, UAS, Tugas dan Praktikum) dalam pelaksanaan pembelajaran. Kontrak belajar harus dipatuhi Bersama antara dosen dan mahasiswa. Hal tersebut diharapkan dapat menjamin efektivitas proses pembelajaran sampai pelaksanaan Ujian Akhir Semester. Kontrak perkuliahan disosialisasikan pada mahasiswa secara langsung maupun tidak langsung yang dapat diakses melalui https://siakad.unisda.ac.id . kontrak perkuliahan kemudian diserahkan kepada kaprodi Pendidikan Bahasa Arab untuk memantau proses pembelajaran yang dievaluasi setiap akhir bulan.
  2. Jurnal Perkuliahan. Jurnal perkuliahan sebagai sarana kendali proses berlangsungnya pembelajaran yang dipegang oleh dosen dan mahasiswa. Jurnal tersebut ditandatangani oleh kaprodi, dosen pengampu dan mahasiswa. Jurnal perkuliahan berisi (1) identitas mata kuliah, (2) tanggal perkuliahan, (3) materi pokok perkuliahan, (4) tanda tangan Kaprodi (verifikator). Setiap akhir bulan jurnal ini direkap untuk mengetahui berapa kali dalam satu bulan kuliah dilaksanakan, dan kaprodi mengevaluasi apakah sesuai dengan RPS mata kuliah yang sudah disusun (https://siakad.unisda.ac.id).
  3. Siakad. Siakad merupakan aplikasi yang handal dalam kelangsungan proses pembelajaran. Dosen dan mahasiswa wajib mengisi jurnal dan presensi kehadiran di siakad secara online https://siakad.unisda.ac.id .
  4. Survey lapangan. Survey lapangan digunakan untuk memastikan dosen melaksanakan perkuliahan sesuai jadwal yang ditentukan. Survey lapangan dilakukan minimal satu bulan sekali (bukti).

Survey lapangan digunakan untuk memastikan dosen melaksanakan perkuliahan sesuai jadwal yang ditentukan. Survey lapangan dilakukan minimal satu bulan sekali (bukti).

Hasil pemantauan kemudian disampaikan pada pihak yang bertugas mengevaluasi proses pembelajaran yaitu: Pimpinan Fakultas, GPM, dan dosen pada setiap rapat akhir bulan (bukti).

Evaluasi

Evaluasi terhadap kebijakan dan pelaksanaan & pemantauan pembelajaran yang meliputi (a) pemenuhan karakteristik pembelajaran, (b) integrasi hasil penelitian dan PkM dalam proses pembelajaran, dan (c) sistem dan pelaksanaan pemantauan kegiatan pembelajaran.

NoAspek yang DievaluasiKelebihanKelemahan
1Pemenuhan karakteristik pembelajaranTerdapat kebijakan pemenuhan karakteristik pembelajaran, integrasi penelitian dan PKM dalam pembelajaranSebagian kecil pembelajaran DTPS belum memenuhi karakteristik proses pembelajaran yang dapat mendukung kegiatan pembelajaran daring SN Dikti
2        Integrasi hasil penelitian dan PkM dalam proses pembelajaranTelah mengintegrasikan penelitian dan PKM dalam pembelajaran  Sebagian kecil DTPS belum mengintegrasikan penelitian karena terbatasnya kemampuan dosen dalam memanfaatkan media pembelajaran dan PKM dalam pembelajaran
3Sistem dan pelaksanaan pemantauan kegiatan pembelajaranSistem pemantauan kegiatan pembelajaran  Perlu tindak lanjut survey kegiatan pembelajaran  

Tindak Lanjut

Tindak lanjut yang telah diambil oleh UPPS dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan dan pemantauan pembelajaran.

NoAspek yang DievaluasiHasil EvaluasiTindak Lanjut
1Pemenuhan karakteristik pembelajaranSebagian kecil pembelajaran DTPS belum memenuhi karakteristik proses pembelajaran yang dapat mendukung kegiatan pembelajaran daring SN DiktiPeningkatan kualitas metode dan media pembelajaran bagi dosen dengan menugaskan untuk mengikuti PEKERTI, mengadakan Detasering teknologi pembelajaran.  
2Integrasi hasil penelitian dan PkM dalam proses pembelajaranSebagian kecil DTPS belum mengintegrasikan penelitian karena terbatasnya kemampuan dosen dalam memanfaatkan media pembelajaran dan PKM dalam pembelajaranSosialisasi pada DTPS terkait pengintegrasian penelitian dan PkM dalam pembelajaran melalui rapat awal semester.  
3Sistem dan pelaksanaan pemantauan kegiatan pembelajaranPerlu tindak lanjut survey kegiatan pembelajaranPengintegrasian Dosen yang dapat dimonitor oleh Kaprodi.

Penilaian Pembelajaran

Kebijakan

Kebijakan-kebijakan tersebut sudah terdokumentasi sangat baik dan disosialisasikan melalui kegiatan rapat awal semester yang melibatkan pimpinan perguruan tinggi, fakultas dan prodi untuk diturunkan dan dilaksanakan oleh setiap prodi. Keberadaan dan keterlaksanaan kebijakan yang menghasilkan penilaian pembelajaran dikumpulkan, di monitor, dikaji dan dianalisis sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan mutu penilaian pembelajaran.

Pelaksanaan

Penilaian pembelajaran mencakup aspek pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude). Penilaian pengetahuan dilakukan melalui UTS dan UAS. UTS dan UAS dilaksanakan secara daring maupun luring, UTS dan UAS yang dilaksanakan secara daring melalui link https://sinau.unisda.ac.id/ , sedangkan UTS dan UAS yang dilaksanakan secara luring dengan memberikan hard file Ketika ujian. Dosen memberikan kisis-kisi, rubrik penilaian dan kunci jawaban sebelum UTS dan UAS berlangsung. Hal tersebut dilakukan supaya mahasiswa lebih siap dalam melaksanakan ujian. Penilaian keterampilan dilakukan melalui pengisian rubrik yang telah ditetapkan sesuai materi pembelajaran. Penilaian sikap terdiri dari sikap sosial dan spiritual. Penilaian yang dilaksanakan di Prodi Pendidikan Bahasa Arab menggunakan penilaian sumatif (summative assessment). Penilaian sumatif merupakan penilaian yang dilakukan untuk mengukur tercapainya tujuan pembelajaran.

Penilaian pembelajaran yang berlangsung pada Prodi Pendidikan Bahasa Arab dilaksanakan berdasarkan lima prinsip penilaian yang terdapat dalam Permendikbud nomor 3 Tahun 2020, tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, pasal 22, yaitu:

  1. Edukatif, yakni penilaian yang memotivasi mahasiswa agar mampu memperbaiki belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran.
  2. Otentik, yakni penilaian yang berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan dan hasil belajar yang mencerminkan kemampuan mahasiswa pada saat proses belajar berlangsung
  3. Objektif, yakni penilaian yang disepakati antara dosen dan mahasiswa, serta bebas dari pengaruh subjektivitas. Aspek dalam penilaian terdiri dari nilai nilai kehadiran, tugas, UTS dan UAS yang bobotnya disepakati bersama antara dosen dan mahasiswa di awal perkuliahan.
  4. Akuntabilitas, yakni penilaian dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan kriteria yang jelas, disepakati pada awal perkuliahan, dan dipahami oleh mahasiswa. Kesepakatan ini berupa Kontrak Perkuliahan yang disepakati dosen dan mahasiswa di awal perkuliahan.
  5. Transparan, yakni prosedur dan hasil penilaiannya dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan. Penilaian tersebut bisa dilihat melalui https://siakad.unisda.ac.id.

Lima prinsip penilaian itu terintegrasi dalam pelaksanaan penilaian pembelajaran. Adapun kriteria penilaian pembelajaran sebagai berikut:

PenilaianKriteriaBobot
Kehadiran (sikap)Presensi dan keaktifan20%
Tugas (keterampilan)PPT, Tugas tulis dan praktek30%
UTSMateri yang sudah dipelajari20%
UASMateri yang sudah dipelajari30%

Setiap penilaian memiliki bobot masing-masing. Bobot tersebut bisa dirubah melalui kesepakatan bersama. Dosen melakukan penilaian sesuai kontrak rencana penelitian yang tercantum di kontrak penelitian. Dosen menginput nilai secara online setelah UAS selesai melalui  http://siakad.unisda.ac.id. Penilaian berupa angka dan huruf yang di upload pada laman  http://siakad.unisda.ac.id. Berikut konversi penilaian pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.

Tabel : Konversi Nilai

NoInterval SkorNilai HurufNilai AngkaStatus
191 – 100A4Lulus
281 – 90A-3,75Lulus
374 – 80B+3,5Lulus
470 – 74B3Lulus
560 – 69C+2,5Lulus
650 – 59C2Lulus
740 – 49D1Tidak Lulus
80 – 39E0Tidak Lulus

Mahasiswa diberikan kesempatan mengevaluasi hasil penilaian dosen setelah dosen mengupload nilai dalam laman  http://siakad.unisda.ac.id. yang berlangsung dalam satu minggu. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi kesalahan dalam penilaian. Hasil penilaian mahasiswa terdokumentasi dalam laman http://siakad.unisda.ac.id.

Evaluasi

Evaluasi terhadap kebijakan dan pelaksanaan penilaian pembelajaran yang meliputi assessment for learning dan assessment of learning.

NoAspek yang DievaluasiKelebihanKelemahan
1Kebijakan penilaian pembelajaranTerdapat kebijakan untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran yang ditetapkan.Tidak semua mahasiswa dapat mencapai standar nilai kelulusan yang ditetapkan.
2Pelaksanaan penilaian pembelajaranDosen melaksanakan penilaian meliputi kehadiran, tugas, UTS dan UAS.Ada beberapa dosen yang tidak tepat waktu dalam menginput  nilai di siakad

Tindak Lanjut

NoAspek yang DievaluasiHasil EvaluasiTindak Lanjut
1Kebijakan penilaian pembelajaranTidak semua mahasiswa dapat mencapai standar nilai kelulusan yang ditetapkan.Dosen dan pembimbing akademik perlu memberikan motivasi pada mahasiswa untuk meningkatkan nilainya..
2Pelaksanaan penilaian pembelajaranAda beberapa dosen yang tidak tepat waktu dalam menginput  nilai di siakadMemberikan waktu bagi dosen untuk melakukan perbaikan nilai.

Pembelajaran Mikro

Kebijakan

Kebijakan-kebijakan diatas telah terdokumentasi dengan sangat baik  dan disosialisasikan kepada seluruh program studi dan para dosen melalui kegiatan rapat awal semester yang melibatkan ketua laboratorium, pimpinan fakultas dan prodi untuk diturunkan dan dilaksanakan oleh setiap prodi. Keberadaan dan keterlaksanaan kebijakan yang menghasilkan pembelajaran microteaching dikumpulkan, di monitor, dikaji dan dianalisis sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan mutu pembelajaran microteaching.

Pelaksanaan

Pembelajaran microteaching dilakukan di Laboratorium Microteaching dengan peralatan yang sangat lengkap. Ruang laboratorium ini berukuran 12 x 8 meter yang didalamnya terdapat 3 ruangan seperti pada Gambar 6.4.2 berikut:

Pada gambar 6.4.2. dapat dilihat bahwa ukuran masing-masing ruang pantau,   ruang petugas dan ruang praktek adalah 3×5 meter, 3×8 meter dan 6×8 meter. Pada ruang petugas, ada kepala laboratorium dan seorang petugas lab. Sebelum melakukan praktek microteaching dosen pembimbing dan mahasiswa mengisi jurnal penggunaan ruangan. Di ruang ini, Dosen pembimbing bisa melihat melalui kaca yang bisa melihat ke ruang praktek microteaching namun sebaliknya tidak bisa. Pada ruang pantau terdapat peralatan yang canggih untuk mendokumentasikan praktikan dan juga ada TV untuk melihat bagaimana praktikan dapat melaksanakan kegiatan microteaching. Dari ruang pantau inilah dosen pembimbing dapat mengamati praktikan. Pada ruang praktek microteaching terdapat 2 kamera (depan dan belakang). Kamera depan untuk mendokumentasikan kegiatan siswa, sedangkan kamera belakang untuk mendokumentasikan kegiatan guru (praktikan). Terdapat 1 LCD dan 1 papan tulis dan juga meja serta kursi untuk guru. Kursi siswa di susun rapi dan berjarak kurang lebih 50-60 cm agar praktikan bisa menjangkau siswa yang memang perlu bimbingan belajar.

Adapun jenis peralatan utama yang ada di Laboratorium Microteaching bisa dilihat pada tabel berikut:

Tabel 6.4.2 Jenis Peralatan Utama Laboratorium Microteaching

No.Jenis Peralatan UtamaJumlahKondisi
BaikKurang Baik
1CCD Camera Colour + Lensa Rotary6 
2Master Console, CCD Camera Colour, DVR (Digital Video Recording) MP4, Control Camera Fix, Lensa Zoom Optical 6X, Adaptor, Bracket Camera, Installation Cabling, CD Blank, Mic Wireless, Mixer System, Audio.1 set 
3Computer   Recording   dan       Instalasi System1 
4Notebook1 
5LCD Projector1 
6LCD Projector Screen & White Board1 
7Bracket LCD Proyektor1 
8Bracket Stick Camera6 
9TV Monitor 29 Inchi1 
10Bracket TV 29 Inchi1 
11DVD Player1 
12UPS2 
13AC split 1 PK3 
14Handycam (DV)1 

Pembelajaran microteaching ini direncanakan oleh PS dengan baik. Adapun bentuk perencanaannya adalah sebagai berikut.

  1. Mahasiswa yang akan mengambil mata kuliah Microteaching diwajibkan sudah memenuhi (lulus) pada Mata Kuliah Model dan Strategi Pembelajaran, Mata Kuliah Desain Pembelajaran, Mata Kuliah Profesi Keguruan, Mata kuliah Media Pembelajaran, dan Pengembangan Kurikulum.
  2. Pembelajaran dalam bentuk yang sebenarnya tetapi berskala mini yang dilakukan di Laboratorium Microteaching dengan peralatan yang up to date.
  3. Latihan terpusat pada salah satu model pembelajaran dengan sub materi kecil yang didalamnya melatih 8 keterampilan dasar mengajar. Keterampilan dasar itu adalah membuka dan menutup pelajaran, menjelaskan, bertanya, mengadakan variasi, memberikan penguatan, mengelola kelas, membimbing diskusi, mengajar kelompok kecil dan perseorangan.
  4. Pengajaran dilaksanakan bagi para peserta dengan latar belakang yang berbeda-beda dan berdasarkan pada kemampuan intelektual peserta didik.
  5. Penilaian pembelajaran microteaching ini akan dijadikan acuan sebagai salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan PPL di sekolah mitra.

Bentuk pembelajaran micro teaching, dilaksanakan sebagai berikut.

  1. Sebelum melaksanakan pembelajaran micro teaching, mahasiswa secara individu diminta untuk membuat Rancangan pembelajaran dengan menggunakan model tertentu dan sub materi yang sesuai dengan model yang sudah dipilih.
  2. Salah satu mahasiswa secara bergantian melaksanakan pembelajaran micro teaching di laboratorium microteaching selama 25 menit untuk menyampaikan kegiatan pendahuluan, inti dan penutup. Sementara 1 mahasiswa bertindak sebagai timer dan 2 mahasiswa sebagai komentator. Kegiatan ini direkam dengan alat yang ada di laboratorium microteaching sekaligus bisa dipantau lewat TV yang ada di ruang pantau.
  3. Tugas seorang timer adalah mengingatkan kepada praktikan setiap 5 menitnya. Hal ini dilakukan agar praktikan bisa menyesuaikan waktu dengan baik.
  4. Tugas komentator adalah memberitahu apa saja yang menjadi nilai plus dan minus selama praktikan melakukan microteaching.

Kegiatan evaluasi dilakukan untuk dapat mengetahui kekurangan dan dapat meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran. Kegiatan evaluasi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran karena dengan evaluasi dapat didiagnosa kekurangan dari kegiatan yang telah dilakukan. Selain itu juga dapat menjadi penilaian parameter parameter yang dinilai dari suatu kegiatan. Dari penilaian tersebut dapat dilakukan evaluasi dan tindakan perbaikan. Bentuk evaluasi dan tindak lanjut dari pembelajaran microteaching ini bisa dilihat dari lembar penilaian yang sudah disusun oleh dosen pembimbing microteaching.

Pada bagian awal lembar penilaian microteachingterdapat identitas mahasiswa yang bertindak sebagai praktikan. Kemudian dilanjutkan ada 5 komponen utama dalam penilaian microteaching disertai dengan bobot masing-masing butir. Bagian pertama memuat penilaian aspek kepribadian dan sosial, yang mana seorang guru harus berpenampilan yang good looking dan memiliki kepribadian yang baik. Bagian kedua memuat penilaian pra pembelajaran, meliputi kesesuaian perangkat pembelajaran yang disusun (RPP) dengan karakteristik materi dan peserta didik. Bagian ketiga adalah penilaian praktik pembelajaran yang terdiri dari: 1) kegiatan pendahuluan. Pada bagian ini yang dinilai adalah bagaimana praktikan bisa menyiapkan siswanya sebelum memulai pembelajaran, apa saja pengetahuan awal (apersepsi) yang sudah disiapkan, apa tujuan dari pembelajaran dan apakah ada motivasi yang bisa mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. 2) Penilaian 8 keterampilan dasar mengajar yang dapat dikuasai praktikan selama melakukan pembelajaran microteaching. 3) memuat penilaian kegiatan penutup. Diantaranya yang dinilai adalah membuat rangkuman, melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan, memberikan tugas rumah atau kuis yang dikerjakan di kelas dan menyampaikan materi selanjutnya yang bertujuan siswa bisa mempersiapkan diri untuk belajar di rumah sebelum pembelajaran. Dan dibagian 4) memuat penilaian waktu. Praktikan diberi waktu 25 menit untuk menyampaikan secara ringkas kegiatan pembuka, inti dan penutup pada sub materi kecil dengan model yang sesuai dengan materi yang dipilih.

Penilaian ini dilakukan oleh dosen pengampu mata kuliah Microteaching. Selain dosen pengampu, ada 2 mahasiswa yang bertindak sebagai komentator. Tugas komentator ini adalah memberitahu bagian yang dianggap positif dan negatif. Sisi positif bisa dipertahankan praktikan sekaligus sebagai masukan untuk praktikan yang belum tampil dan sisi negatif bisa dijadikan pembelajaran oleh praktikan maupun mahasiswa lainnya agar tidak dilakukan kembali sebagai bentuk perbaikan dalam pembelajaran. Praktikan juga bisa melihat kembali video microteachingyang sudah direkam sebagai evaluasi diri.

Evaluasi

NoAspek yang DievaluasiKelebihanKelemahan
1Kebijakan pembelajaran mikroSudah ada kebijakan terkait pembelajaran mikro yang melibatkan 8 keterampilan mengajarBelum ada panduan pembelajaran micro berbasis online/daring
2Pelaksanaan pembelajaran mikroMahasiswa mampu mengembangkan keterampilan mengajar dengan baik, sebagai bekal praktik mengajar di sekolahMahasiswa dapat mempraktikkan  keterampilan mengajar, Meskipun perangkat pembelajarannya masih belum banyak yang belum seragam dalam penulisannya.

Tindak Lanjut

NoAspek yang DievaluasiHasil EvaluasiTindak Lanjut
1Kebijakan pembelajaran mikroBelum ada panduan pembelajaran micro berbasis onlineKebijakan yang menghasilkan pembelajaran microteaching dikumpulkan, dimonitoring, dianalisis sebagai bahan evaluasi kedepannya supaya lebih baik
2Pelaksanaan pembelajaran mikroMahasiswa dapat mempraktikkan  keterampilan mengajar, Meskipun perangkat pembelajarannya masih belum banyak yang belum seragam dalam penulisannya.UPPS mengadakan pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran dan pelatihan praktik mengajar diluar perkuliahan microteaching.

Pembimbingan Mahasiswa

Kebijakan

    Kebijakan-kebijakan tersebut telah terdokumentasi dengan sangat baik dalam website dan disosialisasikan melalui kegiatan rapat awal semester yang melibatkan pimpinan PT, pimpinan    fakultas dan prodi serta dosen yang berkepentingan untuk diturunkan dan dilaksanakan oleh setiap prodi. Keberadaan dan keterlaksanaan kebijakan yang menghasilkan pembimbingan mahasiswa dikumpulkan, di monitor, dikaji dan dianalisis sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan mutu bimbingan mahasiswa. Sosialisai kegitan melalui website FAI, dan Media Sosial.

    Pelaksanaan

    Pembimbingan Akademik

    Tabel 6.5.2.1 Proses Pembimbingan Akademik

    No.Aspek Pembimbingan AkademikDeskripsi
    1Topik yang dibahas dalam pembimbinganPemrograman mata kuliah, IPK yang diperoleh, jumlah SKS yang ditempuh, serta motivasi belajar
    2Tujuan dilaksanakannya pembimbinganMembantu memilih mata kuliah sesuai dengan jumlah SKS per semesterMemberikan solusi kepada mahasiswa yang sedang mengalami permasalahanMemotivasi belajar mahasiswa
    3Pelaksanaan pembimbingan (tempat, waktu, moda, cara, dll)Pelaksanaan bisa dilaksanakan secara offline dan online (zoom, e-learning, dan google meet).Kegiatan dilaksanakan sebanyak 3 kali, yakni sebelum semester baru, Tengah semester, dan waktu yang disepakati antara dosen dan mahasiswa.Pembimbingan dilakukan dengan cara bertatap muka langsung atau daring. Pembimbing melaporkan perkembangan mahasiswa bimbingannya melalui siakad.
    4Masalah yang muncul dalam pembimbingan dan upaya mengatasinyaGangguan teknis input KRS. Dosen pembimbing menyarankan kepada mahasiswa untuk membuat KRS secara manual, lalu diarahkan dosen ke tenaga kependidikan untuk memasukkan KRS mahasiswa tersebut.Penurunan IPK. Solusi yang ditawarkan adalah presensi kehadiran 100% dan aktif di kelas serta menyelesaikan tugas yang diberikan dosen.Motivasi belajar menurun. Solusi yang dilakukan adalah dengan menanyakan mahasiswa yang kurang rajin melalui WA dan mengajak bertemu agar merasa diperhatikan oleh dosen.
    5Manfaat yang diperoleh mahasiswa dari pembimbinganMahasiswa dapat menyelesaikan perkuliahan sesuai secara disiplin setiap semesternyaMahasiswa mendapatkan solusi dari masalah yang dihadapiMahasiswa meningkat motivasinya dalam mengikuti kegiatan akademik

    Jumlah Mahasiswa Bimbingan dan Frekuensi Pertemuan

    Tabel 6.5.2.2 Jumlah Mahasiswa Bimbingan dan Frekuensi Pertemuan

     No.Nama Dosen Pembimbing AkademikJumlah Mahasiswa BimbinganRata-Rata Banyaknya Pertemuan/ Mahasiswa/Semester*
    (1)(2)(3)(4)
    1Khoirotun Ni’mah, M.Pd.I154
    2Ida Latifatul Umroh, M.Pd.I154
    3Sampiril Taurus Tamaji, M.Pd154
    4Hurin Innihayatus Sa’adah, M.Pd154
    5Dr. M. Rizal Rizqi, M.Pd.I144
    6Dr. Sauqi Futaqi, M.Pd.144
    7Dr. Nisaul Barokati Seliro Wangi, M.pd.144
    8Sulhatul Habibah, M.Phil144
    Rata-rata banyaknya pertemuan per mahasiswa per semester4

    *Sertakan bukti yang relevan

    Pembimbingan Magang Kependidikan

    Tabel 6.5.2.3 Proses Pembimbingan Magang Kependidikan

    No.Aspek Pembimbingan AkademikDeskripsi
    (1)(2)(3)
    1Topik yang dibahas dalam pembimbinganKegiatan pengenalan persekolahan, program kerja yang akan dilaksanakan, dan laporan pelaksanaan magang
    2Tujuan dilaksanakannya pembimbinganMengetahui komponen Pendidikan yang ada dalam sekolah.Merencanakan kegiatan praktik lapangan agar berjalan lancarMemandu mahasiswa dalam Menyusun laporan praktik lapangan
    3Pelaksanaan pembimbingan (tempat, waktu, moda, cara, dll)Pelaksanaan bimbingan bisa dilakukan di ruang dosen sebelum dan setelah mahasiswa melaksanakan PPL.Dalam pelaksanaannya, bimbingan dapat dilaksanakan di kampus maupun sekolah yang dituju baik secara tatap muka maupun secara daring (zoom dan group WA).Waktu bimbingan dilaksanakan minimal 5 kali. Pertama, bimbingan mengenai program kerja. Kedua, bimbingan survey lapangan. Ketiga, bimbingan saat pertama kali melepas mahasiswa ke tempat sekolah mitra. Keempat, bimbingan ditengah proses magang kependidikan. Bimbingan ini bisa dilakukan beberapa kali sesuai kondisi. Kelima, bimbingan pembuatan laporan akhir. Metode dilakukan dengan diskusi kelompok maupun tanya jawab dan dilakukan dengan cara tatap muka langsung maupun online (google meet, zoom, group WA)
    4Masalah yang muncul dalam pembimbingan dan upaya mengatasinyaMahasiswa kurang terampil dalam menyusun program kerja, sehingga dosen menyarankan untuk membuat matriks program kerja terlebih dahulu yang nantinya bisa disesuaikan dengan kondisi tempat yang dituju.Mahasiswa belum sepenuhnya memahami permasalahan di lapangan, sehingga disarankan untuk melakukan survey lapangan terlebih dahulu sebagai panduan untuk penyusunan program kerja
    5Manfaat yang diperoleh mahasiswa dari pembimbinganMahasiswa mendapatkan solusi dalam menghadapi masalah agar bisa beradaptasi dengan lingkungan tempat magang.Mahasiswa lebih siap untuk melaksanakan programMahasiswa dapat melaporkan kegiatan magang sesuai panduan yang telah ditetapkan

    Jumlah Mahasiswa Bimbingan Magang Kependidikan dan Frekuensi Pertemuan

    Tabel 6.5.2.4 Jumlah Mahasiswa Bimbingan Magang Kependidikan dan Frekuensi Pertemuan

    No.Nama Dosen Pembimbing Magang KependidikanJumlah Mahasiswa BimbinganRata-Rata Banyaknya Pertemuan/ Mahasiswa/Periode Magang*
    (1)(2)(3)(4)
    1Khoirotun Ni’mah, M.Pd.I44
    2Ida Latifatul Umroh, M.Pd.I44
    3Sampiril Taurus Tamaji, M.Pd44
    4Hurin Innihayatus Sa’adah, M.Pd44
    5Dr. M. Rizal Rizqi, M.Pd.I44
    6Dr. Sauqi Futaqi, M.Pd.34
    7Dr. Nisaul Barokati Seliro Wangi, M.pd.34
    8Sulhatul Habibah, M.Phil34
    Rata-rata banyaknya pertemuan per mahasiswa per semester4

    *Sertakan bukti yang relevan

    Pembimbingan Tugas Akhir atau Skripsi.

    Tabel 6.5.2.5 Proses Pembimbingan Tugas Akhir atau Skripsi

    No.Aspek Pembimbingan AkademikDeskripsi
    (1)(2)(3)
    1Topik yang dibahas dalam pembimbinganPenentuan judul yang akan diambil atau diteliti, penulisan proposal, penyusunan laporan akhir, dan penulisan artikel
    2Tujuan dilaksanakannya pembimbinganMengarahkan dan membimbing mahasiswa untuk mengambil judul dari permasalahan yang kontekstual.Mengarahkan mahasiswa  dalam melaksanakan penelitian lapangan dan penulisan karya ilmiah sesuai panduan penyusunan skripsi.
    3Pelaksanaan pembimbingan (tempat, waktu, moda, cara, dll)Pembimbingan dilaksanakan di ruang dosen secara tatap muka. Pembimbingan juga bisa dilakukan secara daring melalui zoom atau grup WA.Waktu bimbingan bisa dilaksanakan selama jam kerja senin – jumat jam 08.00-16.00 sesuai kesepakatan yang dibuat dosen pembimbing dan mahasiswa. Umumnya dilaksanakan seminggu sekali, sehingga mahasiswa bisa melakukan bimbingan sebanyak 16 kali bimbingan.
    4Masalah yang muncul dalam pembimbingan dan upaya mengatasinyaJadwal bimbingan fleksibel solusinya perlu adanya kesepakatan antara dosen pembimbing dan mahasiswa.Judul skripsi yang kurang tepat, latar belakang yang tidak tajam, pemilihan metode penelitian yang kurang sesuai, tinjauan pustaka yang tidak kaya sumber yang relevan, pembuatan instrumen penelitian, kesulitan analisis data, membuat kesimpulan, kurangnya literasi dari mahasiswa terkait latar belakang masalah, proses pengambilan data dan penulisan karya ilmiah.Solusinya meminta dan mengarahkan mahasiswa mencari sumber baik dari jurnal maupun buku yang sesuai dengan topik yang diteliti sebagai referensi dalam pembuatan skripsi dan artikel penelitian.
    5Manfaat yang diperoleh mahasiswa dari pembimbinganMahasiswa lebih lancar dalam menyusun skripsi.Mahasiswa dapat menyelesaikan kendala yang dihadapi dalam proses Menyusun skripsiMahasiswa dapat mengkaji permasalahan, menganalisis dan menuliskannya dengan baik sesuai dengan kaidah yang berlaku.

    Jumlah Mahasiswa Bimbingan Tugas Akhir atau Skripsi dan Frekuensi Pertemuan

    Tabel 6.5.2.6 Jumlah Mahasiswa Bimbingan Tugas Akhir atau Skripsi dan Frekuensi Pertemuan

    No.Nama Dosen Pembimbing Tugas AkhirBanyaknya Mahasiswa BimbinganRata-Rata Jumlah Mahasiswa BimbinganRata-Rata Banyaknya Pertemuan*
    Di PS SendiriDi PS Lain
    TS-2TS-1TSRata²TS-2TS-1TSRata²
    (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7)(8)(9)(10)(11)(12)
    1Khoirotun Ni’mah, M.Pd.I44442222316
    2Ida Latifatul Umroh, M.Pd.I4433,6722222,8316
    3Sampiril Taurus Tamaji, M.Pd4333,3322222,6716
    4Hurin Innihayatus Sa’adah, M.Pd3433,3322222,6716
    5Dr. M. Rizal Rizqi, M.Pd.I44442222316
    6Dr. Sauqi Futaqi, M.Pd.44442222316
    7Dr. Nisaul Barokati Seliro Wangi, M.pd.44442222316
    8Sulhatul Habibah, M.Phil333322222,516
    Rata-Rata2,7816

    *Sertakan bukti yang relevan

    Evaluasi

    Evaluasi terhadap kebijakan dan pelaksanaan pembimbingan mahasiswa, yang meliputi pembimbingan akademik, pembimbingan magang kependidikan, dan pembimbingan tugas akhir atau skripsi.

    NoAspek yang dievaluasiKelebihanKekurangan
    1Pembimbingan Akademik oleh PATerdapat Kebijakan tentang pembimbingan mahasiswa. Rata-rata bimbingan akademik mencapai 4 kali setiap semester. Pembimbingan dilaksanakan secara terprogram.Sosialisasi kepada mahasiswa tentang pembimbingan akademik belum optimal. Sebagian mahasiswa lupa kewajiban bimbingan
    2Pembimbingan magang kependidikanRata-rata bimbingan magang kependidikan mencapai 4 kali setiap kegiatanPembimbingan kurang optimal karena mahasiswa belum mengetahui alur bimbingan
    3Pembimbingan tugas akhir/skripsiRata-rata bimbingan skripsi mencapai 16 kali setiap mahasiswaPembimbingan yang tidak terjadwal terkadang terkendala kesepakatan waktu pembimbingan

    Tindak Lanjut

    Tindak lanjut yang telah diambil oleh UPPS dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan pembimbingan akademik, pembimbingan magang kependidikan, dan pembimbingan tugas akhir atau skripsi.

     NoAspek yang dievaluasiHasil EvaluasiTindak Lanjut
    1Kebijakan Pembimbingan Akademik oleh PASosialisasi kepada mahasiswa tentang pembimbingan akademik belum optimal. Sebagian mahasiswa lupa kewajiban bimbinganUPPS menghimbau kepada prodi untuk mensosialisasikan pembimbingan akademik
    2Pembimbingan magang kependidikanPembimbingan kurang optimal karena mahasiswa belum mengetahui alur bimbinganKomunikasi intensif antara guru pamong, DPL, dan mahasiswa
    3Pembimbingan tugas akhir/skripsiPembimbingan yang tidak terjadwal terkadang terkendala kesepakatan waktu pembimbinganUPPS menghimbau kepada dosen pembimbing untuk membuat WhatsApp Group dengan mahasiswa bimbingan skripsi agar dapat menyelesaikan untuk skripsi tepat waktu

    Suasana Akademik

    Kebijakan

    Kebijakan-kebijakan tersebut telah terdokumentasi dan disosialisasikan dalam website BPM, FAI dan Rapat awal semester.

    Pelaksanaan

    Kegiatan Akademik di Luar Perkuliahan

    Tabel 6.6.2.1 Kegiatan Akademik di Luar Perkuliahan

    No.Nama KegiatanNama Dosen PembimbingFrekuensi Kegiatan*Hasil KegiatanBukti Kegiatan**
    (1)(2)(3)(4)(5)(6)
    1.     Kuliah UmumDr. Sauqi Futaqi, M.Pd.Setiap SemesterPeningkatan pemahaman urgensi pendidikan bahasa arabSurat Tugas dan laporan kegiatan
    2.     Workshop Pembuatan Media PembelajaranDr. Nisaul Barokati Selirowangi, M.Pd.Setiap SemesterMedia PembelajaranSurat Tugas dan laporan kegiatan
    3.     Pelatihan Pengelolaan JurnalSulhatul Habibah, M.PhilSetiap SemesterPeningkatan mutu pengelolaan jurnalSurat Tugas dan laporan kegiatan
    4.     Workshop penyusunan Instrumen Evaluasi PembelajaranKhoirotun Ni’mah, M.Pd.ISetiap SemesterInstrumen Evaluasi Pembelajaran Bahasa ArabSurat Tugas dan laporan kegiatan
    5.     Pelatihan pidato bahasa arabSampiril Taurus Tamaji, M.PdSetiap SemesterPeningkatan keterampilan publick speakingSurat Tugas dan laporan kegiatan
    6.     Workshop Penulisan Artikel BereputasiDr. Sauqi Futaqi, M.Pd.Setiap SemesterPeningkatan keterampilan menulis artikelSurat Tugas dan laporan kegiatan
    7.     Pelatihan Baca Kitab KuningDr. M. Rizal Rizqi, M.Pd.ISetiap SemesterPeningkatan keterampilan membaca kitab kuningSurat Tugas dan laporan kegiatan
    8.     Pelatihan Penyusunan Buku AjarKhoirotun Ni’mah, M.Pd.ISetiap SemesterPeningkatan keterampilan menulis bahan ajarSurat Tugas dan laporan kegiatan
    9.     Klinik Penyusunan Proposal PenelitianSulhatul Habibah, M.PhilSetiap SemesterPeningkatan kualitas proposal penelitianSurat Tugas dan laporan kegiatan
    10.  Pelatihan Smart ClassroomIda Latifatul Umroh, M.Pd.ISetiap SemesterPeningkatan inovasi pembelajaran onlineSurat Tugas dan laporan kegiatan
    11.  Pembekalan pra PPLSampiril Taurus Tamaji, M.PdSetiap SemesterPeningkatan pemahaman tentang pelaksanaan PPLSurat Tugas dan laporan kegiatan
    12.  Pelatihan Penulisan KhotHurin Innihayatus Sa’adah, M.PdSetiap SemesterPeningkatan keterampilan menulis khotSurat Tugas dan laporan kegiatan
    13.  Bedah kurikulum Bahasa Arab MI/SederajatKhoirotun Ni’mah, M.Pd.ISetiap SemesterPeningkatan pemahaman kurikulum Bahasa Arab MI/SederajatSurat Tugas dan laporan kegiatan
    14.  Bedah kurikulum Bahasa Arab MTs/SederajatIda Latifatul Umroh, M.Pd.ISetiap SemesterPeningkatan pemahaman kurikulum Bahasa Arab MTs/SederajatSurat Tugas dan laporan kegiatan
    15.  Bedah kurikulum Bahasa Arab MA/SederajatSampiril Taurus Tamaji, M.PdSetiap SemesterPeningkatan pemahaman kurikulum PAI MA/SederajatSurat Tugas dan laporan kegiatan
    16.  FGD Asistensi MengajarKhoirotun Ni’mah, M.Pd.ISetiap SemesterPeningkatan pemahaman tentang pelaksanaan asistensi mengajarSurat Tugas dan laporan kegiatan
    17.  Bedah buku FiqihDr. M. Rizal Rizqi, M.Pd.ISetiap SemesterPeningkatan pemahaman tentang fiqihSurat Tugas dan laporan kegiatan
    18.  Pelatihan Public SpeakingKhoirotun Ni’mah, M.Pd.ISetiap SemesterPeningkatan kemampuan public speakingSurat Tugas dan laporan kegiatan
    19.  Bimbingan kewirausahaan mahasiswaHurin Innihayatus Sa’adah, M.PdSetiap SemesterPeningkatan kualitas proposal kewirausahaan mahasiswaSurat Tugas dan laporan kegiatan
    20.  Pelatihan manajemen dakwahSampiril Taurus Tamaji, M.PdSetiap SemesterPeningkatan pemahaman tentang manajenen dakwahSurat Tugas dan laporan kegiatan
    21.  Pelatihan baca tulis Al-qur’anDr. M. Rizal Rizqi, M.Pd.ISetiap SemesterPeningkatan pemahaman tentang baca tulis Al-Qur’anSurat Tugas dan laporan kegiatan
    22.  Sosialisasi dan pendampingan pendaftaran HKIIda Latifatul Umroh, M.Pd.ISetiap SemesterPeningkatan kuantitas HKISurat Tugas dan laporan kegiatan
    23.  Klinik penyusunan hibah PkM InternalSulhatul Habibah, M.PhilSetiap SemesterPeningkatan proposal hibah internalSurat Tugas dan laporan kegiatan
    24.  Bedah Buku Pendidikan Islam MultikulturalDr. Sauqi Futaqi, M.Pd.Setiap SemesterPeningkatan pemahaman pendidikan Islam multikulturalSurat Tugas dan laporan kegiatan

    Dosen Tamu dan Tenaga Ahli

    Tabel 6.6.2.2 Dosen Tamu dan Tenaga Ahli

    No.Nama Lengkap Dosen Tamu dan Tenaga AhliNama LembagaKepakaranMata KuliahWaktu KegiatanBukti Kegiatan*
    (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7)
    1.Dr. Abdurrahman bin Abdullah As SegaffUniversitas Al-Ahgaff, Hadramaut, YamanFiqihFiqih, Ushul fiqih20-02-2024Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    2.Dr. H. Muhammad Ufuqul Mubin, M.Ag.UINSA SurabayaUshul Fiqih, Hukum IslamUshul Fiqih, Masailul Fiqhiyah20-02-2024Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    3.Bagyo Tri Laksono, SP., MM.BPS Kabupaten Lamonganmanajeme, ilmu statistikaStatistika Pendidikan, Metodelogi Penelitian Kuantitatif19-09-2024Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    4.Miftakhul FirdausMavix StudioKomunikas, media digitalICT Pembelajaran, Media & Teknologi Pembelajaran inovatif25-06-2024Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    5.Abu Amar, M. Si.BPS Kabupaten Lamonganilmu statistikaStatistika Pendidikan, Metodelogi Penelitian Kuantitatif28-05-2024Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    6.Mokhamad Iksan, S.S., M.Pd.Dewan Pembina EQuIC (Education Quality Improvement Consortium). Senior Education Adviser for Education Pathways to Peace in Mindanao PhilippinesPendidikan MadrasahManajemen Peng. Lembaga Pendidikan Islam09-05-2024Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    7.Dr. H. Achmad Maqsudi, M.Si., Ak., CAIAI Wilayah Jawa Timur, Universitas 17 Agustus 1945 SurabayaIlmu AkuntansiMetodelogi Penelitian Kualitatif07-03-2024Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    8.Dr. Betty Ariani, S.T., M.T.Universitas Muhammadiyah SurabayaMetodelogi PenelitianMetodelogi Penelitian Kualitatif06-03-2024Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    9.Agus Wahyu RaharjoOwner Rumah Makan Apung RahmawatiBisnis kulinerKewirausahaan01-02-2024Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    10.Dr. Hj. ERNA MASTININGRUM, S.H., M.Kn.,Kantor Notaris dan PPAT Kab. LamonganHukumManajemen Sumber Daya Manusia17-01-2024Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    11.Dra. Imas Maesaroh, Dip.IM-Lib., M.lib, Ph.DUniversitas Islam Negeri Sunan Ampel SurabayaMetodelogi PenelitianSkripsi, Metodelogi Penelitian Kualitatif, metode penelitian kuantitatif20-10-2023Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    12.Annisa DianingCAKAPPublic SpeakingMarketing Pendidikan19-10-2023Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    13.Prof. Dr. Ahmad Zainul HamdiDirektur PTKI Kementerian Agama RIIlmu SosialPendidikan Islam Multikultural27-09-2023Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    14.Nurdian Susilowati, M.Pd.Universitas Negeri SemarangPendidikan EkonomiKewirausahaan01-05-2023Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    15.Ali MateehIslamic Council of Yala ProvinceIslamic YuriprudenceMasailul Fiqhiyah14-04-2023Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    16.La Nyalla MattalittiDPD RIWawasan KebangsaanPancasila, Pendidikan Kewarganegaraan20-12-2022Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    17.Prof. Dr. H. Muhammad Murtadlo, M.A.BRINIlmu Agama, Metodelogi PenelitianMetodologi Penelitian Sosial Keagamaan10-10-2022Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    18.Dr. Didin Widyartono, S.S., S.Pd., M.Pd.Universitas Negeri MalangMedia pembelajaranMedia Pembelajaran14-08-2022Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    19.Dr. Siti Julaeha, M.A.Universitas TerbukaTeknologi PendidikanMedia & Teknologi Pembelajaran inovatif07-06-2022Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    20.Erwin Wasti, S.Ag., M.Pd.I.Instruktur Nasional AKMPendidikan Bahasa Arab di MadrasahPengembangan Kurikulum PAI18-03-2022Dokumentasi pelaksanaan kegiatan
    21.Prof. Masdar Hilmy, MA.,. Ph.DUINSA SurabayaPendidikan Bahasa ArabPendidikan Islam Multikultural30-11-2021Dokumentasi pelaksanaan kegiatan

    Evaluasi

    Tabel 6.6.3 Capaian Kegiatan Akademik di Luar Perkuliahan

    NoAspek yang dievaluasiKelebihanKekurangan
    1.Kegiatan Akademik di luar perkuliahanKegiatan akademik di luar perkuliahan telah sesuai dengan CPL Prodi.Belum maksimalnya jadwal kegiatan akademik di luar perkuliahan
    2.Dosen tamu dan tenaga AhliPelaksanaan kegiatan ilmiah yang terjadwal setiap tiga bulan sekali.Sebagian dosen belum terjadwal sebagai pembimbing kegiatan akademik di luar perkuliahan

    Tindak Lanjut

    Tindak lanjut yang telah diambil oleh UPPS dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan akademik di luar perkuliahan dan dosen tamu/tenaga ahli.

    NoAspek yang dievaluasiHasil EvaluasiTindak Lanjut
    1.Kegiatan Akademik di luar perkuliahan  Belum maksimalnya jadwal kegiatan akademik di luar perkuliahanPenjadwalan kegiatan akademik di luar perkuliahan
    2.Dosen tamu dan tenaga AhliSebagian dosen belum terjadwal sebagai pembimbing kegiatan akademik di luar perkuliahanPeningkatan kerjasama: UPPS membuat kerjasama dengan Fakultas Agama IslamUniversitas lain terkait implementasi MBKM juga sebagai peningkatan kegiatan akademik luar perkuliahanUPPS mendelegasikan dosen PBA dalam Rapat Koordinasi dengan mitra Kerjasama

    Kepuasan Mahasiswa

    Kebijakan

    Kebijakan-kebijakan tersebut telah terdokumentasi dan disosialisasikan dalam website BPM, FAI dan Rapat awal semester.

    Pelaksanaan

    Tabel 6.7.2 Kepuasan Mahasiswa

    NoAspek Pengukuran KepuasanObjek Kepuasan MahasiswaTindak Lanjut
    Kinerja Mengajar DTPSLayanan Administrasi Akademik oleh PSPrasarana dan Sarana Pembelajaran di PS
    (1)(2)(3)(4)(5)(6)
    1Menggunakan instrumen kepuasan yang valid dan mudah digunakanVVVInstrumen dibuat oleh Tim Survey bekerjasama dengan BPM dan divalidasi oleh kaprodi. Tindak lanjut: Instrumen ditambahkan essay untuk menggali lebih dalam lagi tentang kepuasan mahasiswa.
    2Dilaksanakan di setiap akhir semester dan datanya terekam secara lengkapVVVSosialisasi survei kepuasan mahasiswa selalu dilakukan selama periode setelah UAS dan sebagai syarat mahasiswa dapat mengakses nilai. Data terekam secara komprehensif di SIAKAD mahasiswa dan BPM.
    3Hasilnya dianalisis dengan metode yang tepat dan bermanfaat untuk pengambilan keputusanVVVHasil dianalisis menggunakan system secara operatif dan visualisasi yang baik untuk pengambilan keputusan kebijakan. Tindak lanjut: hasil analisis menggunakan deskriptif kualitatif.
    4Dilakukan review terhadap hasil pelaksanaan pengukuran kepuasanVVVReview hasil survey dilakukan oleh BPM sebelum dipublikasikan. Hasil Survei dibahas dalam rapat koordinasi Fakultas setiap semester untuk pengambilan keputusan pimpinan.
    5Ditindaklanjuti untuk perbaikan dan peningkatan mutu pengajaranVVVHasil survey ditindaklanjuti oleh pimpinan sebagai bahan penyusunan program kerja dan mengimplementasikan kegiatan untuk meningkatkan mutu pembelajaran
    6Hasilnya dipublikasikan dan mudah diakses pihak-pihak yang berkepentinganVVVHasil survey kepuasan mahasiswa bisa diakses pimpinan, dosen, mahasiswa, dan tendik melalui siakad

    Evaluasi

    Pengukuran kepuasan mahasiswa terhadap kinerja mengajar dosen, layanan administrasi akademik, dan prasarana dan sarana pembelajaran telah dilakukan survey secara online di laman SIAKAD. Pelaksanaan pengukuran dilakukan pada akhir semester sampai sebelum pengisian KRS, karena sebagai syarat melihat nilai perkuliahan. Perekaman dilakukan oleh LPM dan hasilnya bisa diakses oleh LPM, pimpinan, dosen dan akademik. Hasil evaluasi kepuasan mahasiswa didokumentasikan dalam bentuk laporan survey kepuasan mahasiswa. Hasil evaluasi dijadikan sebagai salah satu bahan rapat kinerja Fakultas dan Prodi PBA sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan akademik, kinerja dosen juga sarana prasarana pembelajaran.

    Hasil kepuasan mahasiswa atas kinerja dosen mengajar tahun akademik 2020/2021 menunjukkan skor rata-rata 3,8 dengan kategori sangat puas. Rata-rata skor kepuasan mahasiswa terhadap layanan administrasi akademik menentukan skor rata-rata 3,5 dengan kategori sangat baik, dan kepuasan mahasiswa terhadap prasarana dan sarana pembelajaran menunjukkan skor rata-rata 3,5 dengan kategori sangat puas. Data kepuasan dapat dilihat pada laporan evaluasi kepuasan mahasiswa.

    Tabel 6.7.3 Evaluasi Capaian Kepuasan Mahasiswa

    NoAspek yang dievaluasiKelebihanKekurangan
    1.Kinerja mengajar dosenSebagian besar dosen memiliki kinerja yang baik, skor rata-rata 3,8Masih terdapat dosen yang mengajar dengan metode konvensional.
    2.Layanan akademikTerdapat bimbingan konseling dan bimbingan karir bagi mahasiswa.Masih ada tenaga kependidikan yang kurang memahami tata Kelola administrasi.
    3.Sarana dan prasarana pembelajaranTersedianya sarana dan prasarana pembelajaran yang lengkap dan mencukupi, termasuk laboratorium microteaching, dan laboratorium agama.Masih terdapat tenaga kependidikan dan dosen yang kurang memahami pelayanan dan penggunaan laboratorium.
    4.Instrumen kepuasanInstrumen evaluasi kepuasan dosen valid dan mudah dioperasikanMasih ada Sebagian mahasiswa yang belum mengisi instrumen angket kepuasan

    Tindak Lanjut

    Tindak lanjut yang telah diambil oleh UPPS dalam rangka meningkatkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kinerja mengajar dosen, layanan administrasi akademik, dan prasarana/sarana pembelajaran.

    Tabel 6.7.4 Tindak Lanjut Kepuasan Mahasiswa terhadap Kinerja Mengajar Dosen, Layanan

    Administrasi Akademik, dan Prasarana/Sarana Pembelajaran

    NoAspek yang dievaluasiHasil EvaluasiTindak Lanjut
    1.Peningkatan Kinerja mengajar dosenMasih terdapat dosen yang mengajar dengan metode konvensional.Meningkatan kualitas metode dan media pembelajaran bagi dosen meliputi: UPPS menugaskan dosen untuk mengikuti Pelatihan PEKERTIUPPS mengadakan refresh dosen untuk meningkatkan kinerja tri dharma dosenUPPS mengadakan Detasering Teknologi PembelajaranUPPS menyelenggarakan workshop penulisan artikel ilmiah
    2.Peningkatan Layanan akademikMasih ada tenaga kependidikan yang kurang memahami tata Kelola administrasi.UPPS memiliki layanan sistem online untuk mempermudah pelayanan terhadap mahasiswa.UPPS menyelenggarakan kegiatan capacity building peningkatan kinerja bagi tenaga kependidikan
    3.Peningkatan Sarana dan prasarana pembelajaranMasih terdapat tenaga kependidikan dan dosen yang kurang memahami pelayanan dan penggunaan laboratorium.Penyediaan akun zoom per prodiPenyediaan akun turnitin UPPS yang bisa digunakan setiap prodi dan pengelola JurnalUPPS melakukan kunjungan ke Universitas lain sebagai Upaya penguatan layanan laboratorium
    4.Instrumen kepuasanMasih ada Sebagian mahasiswa yang belum mengisi instrumen angket kepuasanDilakukan sosialisasi pengisian instrumen kepuasan kepada semua mahasiswa melalui pembimbingan akademik, WhatsApps per angkatan, dan website.