Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan terus menunjukkan langkah nyata dalam memperluas peran dan kontribusinya di tingkat internasional. Melalui program KKN UNISDA Berdampak: Membangun Desa Mandiri, tahun ini UNISDA menempatkan sejumlah mahasiswanya untuk menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional di Thailand, tepatnya di wilayah komunitas Muslim Thailand Selatan.
Program ini merupakan bentuk penguatan kolaborasi global yang sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian masyarakat dan pemberdayaan desa. Tidak hanya menjadi ajang pengabdian, kehadiran mahasiswa UNISDA di Thailand juga menjadi jembatan diplomasi budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Thailand.
Rektor UNISDA, Muhammad Hafidh Nasrullah, S.E, M.M, menegaskan bahwa KKN internasional ini merupakan langkah progresif dalam membentuk mahasiswa yang berpikiran global namun tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mengabdi di dalam negeri, tetapi juga menebar manfaat di kancah internasional. Mereka hadir bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai duta bangsa dan duta kampus dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya,” ujarnya saat melepas peserta KKN.
Di Thailand, para mahasiswa akan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, di antaranya pelatihan keterampilan ekonomi lokal, penguatan pendidikan keislaman, pengenalan budaya Indonesia, serta pengelolaan kegiatan desa berbasis partisipatif. Program ini juga diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat lokal agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Koordinator KKN Internasional UNISDA, Moh. Hudi, S.H, M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara UNISDA dan beberapa institusi pendidikan serta tokoh masyarakat di Thailand.
“Mahasiswa akan tinggal dan berinteraksi langsung dengan masyarakat desa, menjalankan program berbasis kearifan lokal, dan membantu memperkuat kapasitas desa agar lebih mandiri,” jelasnya.
Dengan tema “KKN UNISDA Berdampak: Membangun Desa Mandiri”, pengiriman mahasiswa ke Thailand menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak mengenal batas negara. UNISDA membuktikan bahwa kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat global bisa dimulai dari desa-baik di dalam maupun luar negeri.


