[email protected] (0322) 390497 ext. 117

Bismillah membangun generasi Islami
University With Global Vision

Kuliah Umum Said Aqil Siradj: Peran Perguruan Tinggi dalam Merajut KeIslaman dan Kebangsaan di Era Digital

Dalam upaya membangun arah peradaban yang berkeadilan, beradab, dan berkelanjutan di era digital Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang menjunjung tinggi nilai-nilai keIslaman dan kebangsaan. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kuliah umum bertajuk “Perguruan Tinggi sebagai Pilar Peradaban: Merajut Keislaman dan Kebangsaan di Era Digital” pada 09 Juli 2025, dengan menghadirkan Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya di hadapan civitas akademika UNISDA, KH. Said Aqil menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun peradaban bangsa yang kuat, berakar pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin dan semangat kebangsaan yang inklusif.

Di era digital seperti sekarang ini, tantangan kita bukan hanya menjaga moral generasi muda, tetapi juga memastikan mereka mampu bersaing secara global tanpa kehilangan identitas keislaman dan keindonesiaan,” ungkapnya.

Menurut beliau, era digital menghadirkan peluang besar untuk dakwah Islam yang toleran dan pendidikan kebangsaan, namun juga membawa risiko besar terhadap infiltrasi ideologi radikal, disinformasi, dan degradasi nilai. Oleh karena itu, Said Aqil mendorong agar kampus, khususnya kampus Islam seperti UNISDA, menjadi pusat transformasi ilmu dan nilai-nilai moderasi Islam (Islam wasathiyah). Perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak sarjana, tetapi juga harus menjadi penjaga nilai, pembina akhlak, dan penggerak peradaban.

Rektor Unisda, Dr. Muhammad Hafidh Nashrullah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kyai Said yang telah menjadi bagian dari sejarah akademik Unisda sejak era 1990-an sebagai Guru Besar Fakultas Agama Islam. Ia juga menggarisbawahi sejumlah capaian strategis kampus yang kini berusia lebih dari lima dekade.

“Unisda terus memperluas kiprah. Selain peningkatan akreditasi dan rencana pendirian Fakultas Kedokteran, kami juga tengah membangun jejaring global dengan mengirim alumni ke Thailand serta menjalin kerja sama pendidikan dengan Pemerintah Otonomi Bangsamoro, Mindanao, Filipina,” ungkap Hafidh.

Lebih dari 1.000 beasiswa telah disalurkan kepada mahasiswa melalui program KIP maupun bantuan yayasan, menunjukkan komitmen Unisda dalam memperluas akses pendidikan bermutu berbasis nilai.

Ketua Senat Unisda, Prof. Dr. H. Afif Hasbullah, turut menyampaikan pandangannya mengenai peran vital perguruan tinggi dalam membangun bangsa secara intelektual dan spiritual. Hadir pula dalam acara ini para tokoh agama dan masyarakat, seperti Ketua PCNU Lamongan dan Babat, Camat Sukodadi, serta para pengasuh pondok pesantren dari wilayah sekitar.

Kegiatan ini menegaskan bahwa perguruan tinggi berbasis Islam seperti Unisda bukan hanya pusat pendidikan formal, tetapi juga garda terdepan dalam merajut nilai kebangsaan dan keislaman sebagai pijakan kokoh menuju peradaban digital yang manusiawi dan bermartabat.

“Unisda hadir bukan hanya untuk Lamongan, tapi untuk dunia. Dengan semangat Berdaya Saing Kuat, Mandiri, Berbudaya, Islami, dan Bertaraf Internasional, kampus ini terus bertransformasi menjadi sumbu moral dan ilmiah peradaban global,” tutup Rektor Hafidh dengan optimis.

Leave a Reply