Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan menggelar Fun Learning Day (Flenda) bagi siswa MI/SD kelas 1-3, Sabtu (24/01/2026). Kegiatan ini merupakan proyek Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah ICT Pembelajaran serta Model dan Strategi Pembelajaran bagi mahasiswa PGMI Unisda Lamongan. Ketua Program Studi PGMI Unisda Lamongan, Retno Nuzilatus Shoimah, menyampaikan bahwa pelaksanaan Flenda perdana ini merupakan awal yang baik bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan pembelajaran inovatif dan menyenangkan secara langsung kepada peserta didik.
“Dan diharapkan ke depannya (program Flenda) dapat terus dikembangkan menjadi kegiatan yang lebih baik dan bermanfaat,” katanya dalam keterangan tertulis.
Sementara itu, salah satu dosen pengampu, Diana Zuschaiya, menilai bahwa Flenda layak dijadikan sebagai program kerja HMP PGMI. Menurutnya, kegiatan ini mampu menjadi sarana implementasi nyata pembelajaran kreatif.
“Sekaligus melatih mahasiswa dalam merancang dan menerapkan model pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada peserta didik,” ujarnya.
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) PGMI Unisda periode 2025–2026, Bagas, menuturkan bahwa melalui kegiatan Flenda, PGMI UNISDA Lamongan berkomitmen untuk terus mendorong mahasiswa menjadi calon guru yang kreatif, profesional, dan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Ia menambahkan, jumlah peserta Flenda dibatasi sebanyak 30 siswa agar dapat berjalan secara optimal. “Dengan jumlah peserta yang terbatas, pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan interaktif,” ungkapnya.
Ia menuturkan, kegiatan diawali dengan ice breaking ceria untuk membangun semangat siswa, dilanjutkan dengan singing and dancing. Kemudian, siswa diajak belajar sambil bermain menggunakan video interaktif yang disesuaikan dengan karakteristik usia mereka.
“Setelah sesi istirahat, kegiatan berlanjut dengan praktik eco print yang melatih kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan,” terangnya.
Bagas menambahkan, sesi berikutnya yaitu siswa mengikuti pembelajaran menyenangkan menggunakan metode gallery walk dengan media poster. Para peserta dapat belajar secara aktif sambil bergerak dan berdiskusi.
“Kegiatan Flenda ditutup dengan pemberian penghargaan kepada peserta serta foto bersama sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan,” pungkasnya.

