[email protected] (0322) 390497 ext. 117

Bismillah membangun generasi Islami
University With Global Vision

FGD Tracer Study

Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan (Unisda) melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas hasil tracer study yang telah dilakukan. Acara yang berlangsung di [Tempat] ini dihadiri oleh pimpinan universitas, perwakilan fakultas, para alumni, dan stakeholders dari dunia industri dan dunia kerja (Iduka).

Kegiatan FGD ini bertujuan untuk mengevaluasi data tracer study yang telah dikumpulkan, menganalisis tingkat serapan alumni di Iduka, dan menggali masukan dari berbagai pihak terkait kebutuhan kompetensi lulusan. Dalam sambutannya, Rektor Unisda, [Nama Rektor], menyampaikan apresiasi atas partisipasi semua pihak yang terlibat dalam tracer study. “Data hasil tracer study menjadi sangat penting bagi Unisda untuk terus meningkatkan kualitas lulusan, menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan Iduka, serta mendukung visi universitas menuju daya saing internasional pada tahun 2031,” ujarnya.

Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan sebagai pelaksana teknis tracer study memaparkan temuan utama dari hasil survei. Berdasarkan data, mayoritas lulusan Unisda terserap di sektor Sektor Pendidikan, dengan persentase 65%. Selain itu, hasil tracer study juga menunjukkan bahwa 11% persen lulusan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, sementara sisanya memilih berwirausaha. Namun, beberapa tantangan juga teridentifikasi, seperti kemampuan bahasa inggris dan penguasaan TIK.

Dalam diskusi yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Syiar Keislaman Aswaja An-Nahdliyah, para peserta FGD menyampaikan pandangan mereka terkait temuan tersebut. Salah satu perwakilan dari dunia industri, M. Fatihun Na’im, M.Pd dari SMK NU 2 Karanggeneng Lamongan, menyampaikan bahwa lulusan Unisda memiliki kompetensi dasar yang baik namun perlu ditingkatkan dalam aspek Keterampilan Khusus seperti digital marketing yang relate untuk berbagai jurusan. Masukan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi fakultas dan program studi untuk menyusun kurikulum yang lebih relevan.

Selain itu, para alumni yang hadir juga berbagi pengalaman mereka di dunia kerja. Abdul Muhith Murtadlho, S.Pd, salah satu lulusan yang kini bekerja sebagai Guru dengan status PPPK, menyebutkan bahwa penggunaan teknologi dan kemampuan komunikasi menjadi faktor kunci keberhasilan di tempat kerja. “Saya berharap Unisda dapat terus mengintegrasikan keterampilan ini dalam proses pembelajaran,” tambahnya.

Hasil diskusi dari FGD ini akan dirangkum dan dijadikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan sistem pembelajaran di Unisda. Wakil Rektor menyatakan, “Kami berkomitmen untuk menjadikan masukan dari FGD ini sebagai dasar pengambilan keputusan strategis, baik dalam revisi kurikulum maupun dalam pengembangan layanan karir bagi mahasiswa dan alumni.”

Dengan adanya FGD ini, Unisda berharap dapat terus meningkatkan relevansi dan daya saing lulusannya di pasar kerja, serta memperkuat hubungan dengan stakeholders. Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Unisda demi mencetak lulusan yang unggul dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Leave a Reply