Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan menggelar kuliah tamu yang sangat dinanti-nanti oleh civitas akademika pada Jumat, 23 November 2018. Acara ini menghadirkan salah satu tokoh intelektual ternama, Prof. Abdossalam A. Rajeh, seorang pakar dalam bidang sosial politik dan kebangsaan, dengan tema “Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Generasi Masa Depan.”
Kuliah tamu ini diadakan di Aula Gedung Utama Unisda, yang dihadiri oleh lebih dari 300 mahasiswa dan dosen dari berbagai fakultas. Dalam acara ini, Prof. Abdossalam menyampaikan materi yang sangat relevan dengan tantangan kebangsaan di era globalisasi, serta pentingnya pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda Indonesia.
Dalam pemaparannya, Prof. Abdossalam A. Rajeh menjelaskan bagaimana wawasan kebangsaan yang kuat dapat menjadi dasar bagi bangsa Indonesia untuk menghadapi perbedaan, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam keberagaman. “Bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat kaya akan keberagaman, baik dalam hal suku, agama, ras, dan budaya. Oleh karena itu, penguatan wawasan kebangsaan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua, terutama generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa,” ungkap Prof. Abdossalam dengan semangat.
Beliau juga menekankan pentingnya memahami sejarah Indonesia dan dasar negara Pancasila sebagai pijakan dalam memupuk rasa nasionalisme yang sehat. Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap sejarah dan nilai-nilai Pancasila akan memperkuat identitas bangsa, sekaligus mencegah berkembangnya paham-paham yang dapat merusak persatuan, seperti radikalisme dan ekstremisme.
Rektor Unisda, Muhammad Hafidh Nashrullah, S.E., M.M., dalam sambutannya, mengapresiasi kehadiran Prof. Abdossalam dan mengungkapkan bahwa kuliah tamu ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya wawasan kebangsaan di tengah tantangan zaman. “Kami berharap, melalui kuliah tamu ini, mahasiswa Unisda dapat lebih memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa yang lebih baik,” ujar Muhammad Hafidh Nashrullah, S.E., M.M.
Acara kuliah tamu ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab yang sangat antusias diikuti oleh para mahasiswa. Beberapa mahasiswa mengajukan pertanyaan terkait peran generasi muda dalam menjaga wawasan kebangsaan di tengah arus globalisasi yang semakin kuat. Prof. Abdossalam menjawab dengan bijak, menekankan bahwa setiap individu, terutama mahasiswa, harus aktif mengembangkan diri dan berpartisipasi dalam kegiatan yang memperkuat rasa kebangsaan, seperti kegiatan sosial, budaya, dan pendidikan.
Di akhir acara, Prof. Abdossalam mengajak seluruh mahasiswa untuk menjaga semangat kebangsaan yang inklusif dan menghargai perbedaan. “Kebangsaan bukan hanya tentang identitas kita sebagai warga negara, tetapi juga tentang bagaimana kita saling menghargai dan bekerja bersama untuk membangun negara ini menjadi lebih baik,” tutupnya.
Kuliah tamu ini berhasil memberikan wawasan yang luas kepada para peserta tentang pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin di Unisda, untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang tidak hanya mengedepankan aspek akademis, tetapi juga nilai-nilai kebangsaan yang esensial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.